Persyaratan Baru Untuk Wisatawan Domestik Dan Luar Negeri Yang Ingin Liburan Di Indonesia

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Indonesia telah memperbarui persyaratan dan protokol transportasi di masa “new normal”. Pemerintah Indonesia mewajibkan pelancong domestik untuk membawa dokumen medis yang menyatakan bahwa mereka bebas COVID-19 yang berlaku selama 14 hari.

Peraturan yang telah tertuang dalam Surat Edaran Nomor 9 Tahun 2020 tersebut dikeluarkan oleh Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo pada 26 Juni 2020, memperbarui Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2020 sebelumnya tentang hal yang sama yang dikeluarkan pada tanggal 6 Juni, sehari setelah ibukota memberlakukan tahap transisi. . “Setiap orang yang bepergian melalui transportasi darat, laut atau udara harus menunjukkan PCR negatif [reaksi berantai polimerase] atau sertifikat hasil rapid test yang berlaku selama 14 hari sejak keberangkatan,” kata peraturan yang diperbarui.

Peraturan baru ini berbeda dengan aturan sebelumnya, jika pertaruran sebelumnya mensyaratkan sertifikat uji PCR yang berlaku selama tujuh hari atau sertifikat rapid test yang hanya berlaku tiga hari. Terlepas dari masa berlaku dokumen kesehatan, protokol kesehatan lainnya tetap sama dengan versi yang diperbarui.

Berikut ini adalah daftar persyaratan yang harus dipatuhi untuk kalian yang akan melakukan perjalanan domestik:

– Membawa kartu identitas pribadi dan surat keterangan medis yang menyatakan bahwa kamu bebas dari penyakit sejenis influenza, yang dikeluarkan langsung oleh dokter dari rumah sakit atau pusat kesehatan masyarakat (tidak termasuk penumpang komuter dalam wilayah yang diaglomerasi dari persyaratan ini)

– Menerapkan protokol kesehatan (jarak fisik, memakai masker, membawa hand sanitizer)

– Mengunduh dan mengaktifkan aplikasi ‘Peduli Lindungi’ yang bisa kamu download di Appstore atau Playstore.

Sementara itu, untuk wisatawan mancanegara yang ingin masuk ke Indonesia diwajibkan untuk melakukan persyaratan di bawah ini:

– Melakukan tes PCR di waktu kedatangan, turis mancanegara bisa melewati persyaratan ini jika mereka sudah membawa sertifikat tes dari negara keberangkatan.

– Ketentuan di atas tidak berlaku di Pos Lintas Batas (PLBN) yang tidak memiliki peralatan PCR, namun pelancong internasional yang tiba di pos tersebut wajib menjalani rapid test dan membawa surat keterangan bebas penyakit mirip influenza.

– Sambil menunggu hasil tes PCR, pelancong internasional harus menjalani karantina di lokasi yang sudah ditentukan oleh pemerintah, atau menjalani karantina sendiri di hotel atau tempat lain yang telah disertifikasi oleh Kementerian Kesehatan.

– Wisatawan mancanegara juga wajib mengunduh dan mengaktifkan aplikasi ‘Peduli Lindungi’ di Appstore atau Playstore.

Wisatawan yang dinyatakan positif virus corona harus segera melakukan isolasi diri. Demi berjalannya peraturan baru ini, Pemerintah telah bekerja sama dengan pemerintah daerah, otoritas kesehatan, manajemen transportasi umum, dan personel keamanan untuk memantau aktivitas perjalanan.

 

 

 

5 Hal Baru yang Akan Terjadi Saat Liburan Saat Pandemik Covid-19 Sudah Berakhir

Pandemik virus covid-19 sangatlah menganggu dan membuat semua orang mengalami kesusahan. Tidak hanya di satu kota atau di satu negara melainkan di seluruh dunia. Hal ini sangat berdampak pada semua sektor kehidupan dan salah satu yang sangat berdampak adalah sektor pariwisata. Ya betul pariwisata, karena semua orang tidak bisa keluar rumah dan berlibur. Karena semua orang tidak bisa bepergian dan menuju ke destinasi wisata yang mereka inginkan. Karena semua orang harus mengurung diri dirumah kecuali mereka benar benar membutuhkan baru bisa pergi keluar rumah untuk memenuhi kebutuhan atau kepentingannya itu.  Dan sudah pasti setiap orang di seluruh dunia sudah sangat menanti nantikan kapan pandemik virus covid-19 ini akan berakhir dan akhirnya mereka semua bisa berlibur dan bepergian tanpa harus takut dan khawatir terhadap virus ini. Karena itu tim silverfox-pei.com akan mencoba merangkum beberapa hal baru yang mungkin akan terjadi saat kita bepergian dan berlibur setelah pandemik ini berakhir, yuk kita bahas satu persatu. Kira-kira bener ga yah beberapa hal ini ?

  • Proses check–in hingga keberangkatan pastinya akan berlangsung lebih lama dan panjang

Nah, ini nih salah satu hal baru yang kita prediksi bakalan terjadi. Sudah pasti karena semua orang pasti akan berbondong bondong pergi berlibur setelah pandemik berakhir, dan oleh karena itu sudah pasti di tempat tempat seperti banda dan stasiun di jamin akan terjadi penumpukan penumpang. Karena yang jelas selain banyaknya orang, berbagai maca prosedur baru setelah pandemik pasti akan bertambah. Sebut saja pengecekan suhu tubuh kita dan berbagai macam prosedur seperti saat covid terjadi. Selain itu juga mungkin akan diminta surat keterangan anda layak bepergian dan tidak mengalami gangguan kesehatan apapun (surat keterangan sehat). Hal-hal ini sudah pasti akan menambah lama proses pemeriksaat saat check–in karena menambah jumlah hal yang harus di periksa selain kebutuhan utama seperti surat identitas diri dan juga tiket.

  • Musim liburan akan berlangsung lebih lama

Setelah pandemik virus corona ini berakhir, dunia pariwisata pasti tidak akan bisa langsung pulih 100%. Pasti akan banyak orang yang ingin segera berlibur tapi berbagai macam kendala mungkin masih akan ditemui. Seperti mungkin akan terjadi penumpukan di berbagai macam jenis metode transportasi seperti pesawat, kereta api, dll. Karena mungkin mereka masih membatasi jumlah penumpang yang akan menggunakan berbagai macam jenis metode transportasi tersebut. Sehingga otomatis akan membuat musim liburan akan semakin panjang, karena pasti orang harus bergantian dan mengantri untuk dapat menikmati liburan.

Bagi anda para penggemar Sbobet, tidak perlu ragu lagi jika traveling di luar negeri karena link alternatif sbobet tersedia melalui mesin pencarian google. Anda dapat mengakses secara gratis dan mudah dan jika anda kesulitan mengakses link tersebut maka dapat menggunakan aplikasi seperti VPN. Berjudi sembari traveling menjadi menyenangkan dan tidak repot lagi dengan adanya link alternatif itu.

  • Traveling dalam negeri akan menjadi pilihat pertama

Hal ini sangat mungkin akan terjadi, karena pandemik ini menyerang seluruh dunia. Otomatis untuk dapat berpergian antar negara akan lebih susah dan memiliki prosedur yang ribet dan panjang di bandingkan dengan bepergian dalam negeri. Walau bepergian dalam negeri pasti akan tetap mempunyai prosedur sendiri yang pasti juga cukup ribet, tetapi dibandingkan dengan berpergian ke luar negeri pasti akan lebih mudah untuk bepergian didalam negeri.

  • Banyak benda benda baru yang menjadi kebutuhan utama dalam bepergian

Pastinya akan banyak list barang baru yang wajib kita bawa selama bepergian. Sebut saja hand sanitizer dan juga masker yang sudah pasti menjadi kewajiban selama kita bepergian. Barang barang seperti ini tentunya akan tetap dipertahankan setelah pandemik berakhir. Karena barang barang ini merupakan sebuah tindakan preventif untuk menjaga kesehatan dan kebersihan dimanapun setelah pandemik virus corona berakhir.

  • Asuransi perjalanan akan mulai diperhatikan

Mungkin sebagian orang tidak peduli dengan asuransi perjalanan dan menganggap ini sebagai pengeluaran yang tidak perlu. Tapi yakinlah setelah pandemik virus corona ini berakhir, kami yakin orang orang pasti akan mulai memperhatikan asuransi perjalanan dan akan menganggapnya sebagai suatu kebutuhan yang penting. Karena jelas asuransi perjalanan ini akan memberikan kenyamanan dan rasa aman kepada setiap orang yang akan melakukan perjalanan liburannya.